My Followers

Monday, August 9, 2010

Ramadhan Kareem...Ahlan Wa Sahlan Ya Ramadhan..


“Ya Allah sesungguhnya Engkau telah menaungi kami dengan bulan ramadhan, ramadhan akan tiba maka hantarkanlah ia kepada kami dan sampaikanlah kami kepadanya, berikakanlah rezeki kepada kami dengan berpuasa dan shalat, anugerahkanlah kepada kami kekuatan dan kesungguhan serta kesiapan, lindungilah kami dari fitnah.”

Pada saat kita melihat bagaimana salafusshalih menghidupkan bulan ramadhan dengan beribadah kepadaNya, maka kita akan mendapati hampir seluruh waktu yang ada hampir tak mereka lepaskan begitu saja, tetapi mereka berpacu dengan waktu tersebut seakan-akan mereka tidak pernah beristirahat, Imam Syafi’i terbiasa menghatamkan Al Qur’an 60 kali pada bulan ramadhan, Imam Ahmad menhatamkannya setiap pekan, Yahya bin Ma’in menghatamkannya setiap malam tanpa mengabaikan ibadah-ibadah yang lain, kesungguhan ini tentu bukan kesungguhan yang biasa. Biar kita tidak hanya terkesima dengan ibaadah mereka, mari kita coba awali dengan melihat sebab-sebab yang menjadikan mereka bisa mewujudkan hal tersebut, diantaranya:


  1. Mereka senantiasa membangkitkan kerinduannya kepada Allah Subhanahuwata’ala.
    Hal ini sebagaimana doa Rasulullah dalam shalat-shalatnya. Kerinduan akan perjumpaan dengan Rabbnya senantiasa mereka panjatkan dalam do’a-do’a mereka.

    أَسْأَلُكَ الرِّضاَ باِلْقَضَاءِ وَبَرْدَ اْلعَيْشِ بَعْدَ اْلمَوْتِ وَلَذَةَ النَّظَرِ إِلىَ وَجْهِكَ وَالشَّوْقِ إِلىَ لِقاَئِكَ

    “Aku memohon kepadaMu ridha atas ketetapanMu, kehidupan yang damai setelah kematian, kelezatan memendang wajahMu dan rindu akan perjumpaan denganMu.” [ HR Nasai dishhihkan oleh al Bani dalam Shahih al Jami’ no: 1301]

    Untuk menumbuhkan kerinduan itu mereka mengawalinya dengan:


    • Menelaah lagi Asma wa sifat Allah.
    • Memperhatikan kenikmatan yang telah Allah anugerahkan.
    • Merasa rugi atas waktu-waktu yang telah berlalu karena malalaikan ibadah tidak seperti dibulan ramadhan.
    • Melihat kepada orang-orang shalih yang telah jauh meninggalkan mereka dengan amal ibadahnya.

  2. Mereka sangat memahami keutamaan bulan ramadhan sebagai nikmat Allah kepada mereka.
    Ibnu Mas’ud pernah mendengar Rasulullah bersabda:

    لَوْ يَعْلَمُ اْلعِباَدُ ماَ فِيْ رَمَضاَنَ ، لَتَمَنَتْ أُمَّتِيْ أَنْ تَكُوْنَ السَّنَةَ كُلُّهاَ

    "Seandainya hamba-hamba (Allah) mengetahui apa yang ada pada bulan ramadhan, sungguh umatku menginginkan agar satu tahun dijadikan ramadhan semuanya." [ ‘Umdatul Qari’ Syarah shahih Al Bukhari].
  3. Melatih diri dengan persiapan, tekad yang kuat dan obsesi yang tinggi.

    وَلَوْ أَرَادُواْ الْخُرُوجَ لأَعَدُّواْ لَهُ عُدَّةً

    "Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu" (QS. At Taubah [9]: 46)

    قاَلَ وَهِيْب بْنُ اْلوَرَدِ: إِنْ اسْتَطَعْتَ أَلاَ يَسْبِقَكَ إِلىَ اللهِ أَحَدٌ فاَفْعَلْ.

    Wahib bin Al Ward berkata: “ Jika anda mampu agar tidak seorangpun mendahuluimu kepada Allah (dalam beribadah) maka lakukanlah.

    قاَلَ الشَّيْخُ شَمْسُ الدِّيْنِ مُحَمَدٌ التُّرْكِسْتاَنِيْ: ماَ بَلَغَنِيْ عَنْ أَحَدٍ مِنَ النَّاسِ أَنَّهُ تَعْبُدُ عِباَدَةً إِلاَّ تَعَبَدتُ نَظِيْرَهاَ وَزِدتُ عَلَيْهِ.

    Syaikh Syamsuddin bin Muhammad At Turkistani berkata:” Tidaklah apa yang sampai kepadaku kabar tentang seseorang yang beribadah suatu ibadah kecuali saya melakukan ibadah itu yang sama dan menambahnya."

    قاَلَ اْلجُنَيْدُ: سِيْروُا مَعَ اْلهِمَمِ اْلعاَلِيَّةِ.

    Al Junaid berkata: “Berjalanlah engkau bersama orang-orang yang berhimmah ‘aliyah."

  4. Menjauhkan kemalasan dan bergaul dengan orang-orang yang rajin beramal shalih.
    قاَلَ شُعْبَةَ بْنُ اْلحِجاَجِ اْلبَصَرِيْ: لاَ تَقْعُدُوا فُراغًا فَإِنَّ اْلمَوْتَ يَطْلُبُكُمْ.

    Syu’bah bin Al Hijaaj Al Bishri berkata: “ Janganlah kalian duduk untuk bersantai-santai karena kematian sedang mencarimu.

    قِيْلَ لِلإمَام أَحْمَدَ: مَتىَ يَجِدُ اْلعَبْدُ طَعْمَ الرَّاحَةِ ؟ فَقَالَ: عِنْدَ أّوَّلِ قَدَمٍ يَضَعُهاَ فِيْ اْلجَنَّةِ.

    Dikatakan kepada Imam Ahmad: “ Kapan seseorang itu beristirahat ? Maka dijawab: Ketika pertama kali telapak kakinya diletakan disurga.”

  5. Senantiasa muhasabah atas segala kekurangan dalam beribadah.
    Ibnu Mas’ud mengatakan bahwasanya Rasulullah bersabda:
    إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ فَقَالَ : بِهِ

    "Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosa-dosanya bagaikan dia duduk dikaki gunung ketakutan jika gunung itu meruntuhinya, adapun orang fajir melihat dosa-dosanya bagaikan dia melihat lalat yang melintas didepan hidungnya sambil berkata: Hi !!." [ HR. Muslim no 2744]

  6. Membekali dengan ilmu seputar hukum-hukum ibadah ramadahan.
    Pengetahuan yang benar tentang hukum-hukum seputar ramadhan merupakan modal utama didalam menjalankan ibadah ramadhan, sehingga pelaksanaan itu akan dijalani dengan kemantapan dan keyakinan serta mendapatkan pahala yang benar-benar memberikan manfaat diakhirat, tidak seperti orang-orang yang hanya bermodal semangat tanpa ilmu sehingga amalnya itu bak debu yang tidak berguna.

    وقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

    "Dan kami hadapkan segala amal yang mereka kerjakan lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan."(QS. Al Furqan [25]: (53)

  7. Mempersiapkan diri dengan kesabaran agar bisa menikmati ibadah pada bulan ramadhan.
    Dibulan yang penuh barakah inilah seorang muslim diuji kesabarannya dalam berbagai hal, sebagaimana Allah berfirman dalam hadist Qudsi:

    يَذَرُ شَهَوَتِهِ وَطَعَامَهُ وَشَرَابَهُ لأَجْلِي فَالصَّوْمُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

    “Mereka meninggalkan syahwatnya dan makannya serta minumnya hanya untukKu, maka puasa itu untukKu dan Akulah yang akan membalasnya.” [HR. Muslim no 1151]

    وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

    "Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar" (QS. Fushilat [41]:35).
  8. Menghidupkan segala ibadah-ibadah yang ada dan mampu dikerjakan tanpa meremehkan ibadah yang terlihat kecil.
    Abu Dzar berkata bahwasanya Rasulullah bersabda:

    قاَلَ رَسُوْلُ اللّه: "لاَ تـَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئاً

    "Janganlah kamu memandang rendah sedikitpun suatu kebajikan" [ HR. Muslim no 2626].

    Ibnu ‘Abbas berkata:

    كاَنَ النَّبِيُّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكاَنَ أَجْوَدُ ماَ يَكُوْنُ فِيْ رَمَضاَنَ حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيْلُ فَيُدَارِسُهُ القُرآنَ.

    "Adalah Rasulullah orang yang paling dermawan terlebih lagi pada bulan ramadhan ketika Jibril mendatanginya untuk mengajarkan Al Qur’an." [ HR. Al Bukhari no 1902]

    قاَلَ الشَّافِعِيُ رَحِمَهُ اللهُ: أُحَبُّ لِلرَّجُلِ الزِّياَدَةَ بِالْجُوْدِ فِيْ شَهْرِ رَمَضَانَ اِقْتَداءً بِرَسُوْلِ الله وَلْحاَجَةَ النَّاسِ فِيْهِ إِلىَ مَصاَلِحِهِمْ وَتَشاَغِلُ كَثِيْرٌ مِنْهُمْ بِالصَّوْمِ وَالصَّلاَةِ عَنْ مَكاَسِبِهِمْ.

    Imam Syafi’i berkata: “Yang terbaik bagi seseorang pada bulan ramadhan adalah semakin dermawan sebagai bentuk meneladani Rasulullah dan karena pada bulan ramadhan manusia lebih membutuhkan untuk kemaslahatan mereka serta kesibukan mereka pada puasa dan shalat daripada bekerja. Memperbanyak dzikir kepada Allah. Imam Ahmad berkata:

    خَيْرُ العَمَلِ أنْ تُفاَرِقَ الدُّنْياَ وَلِساَنُكَ رَطْبٌ مِنْ ذِكْرِ اللهِ

    "Sebaik-baik amal adalah engkau berpisah dari dunia dan lisanmu basah dari dzikir kepada Allah Subhanahuwata’ala." [ HR Ahmad dihasankan oleh Al Bani dishahih Al Jami’ no 165]

  9. Memahami hal-hal yang bisa melemahkan ibadah, sehingga tidak larut dalam futur.
    قَالَ عُمَرُ بْنُ اْلخَطَابِ: إِنَّ لِهَذِهِ اْلقُلُوْبِ إِقْباَلاً وَإِدْباَرًا فَإِذاَ أَقْبََلَتْ فَخُذُوْهاَ بِالنَّواَفِلِ وَإِنْ أَدْبَرَتْ فَأَلِزمُوْهاَ اْلفَرَائِضَ.

    Umar bin Al Khathab berkata: "Sesungguhnya hati maju mundur (dalam beribadah) maka jika hati sedang semangat maka ambilah sekalian ibadah-ibadah nafilah, jika hati sedang mundur (dalam beribadah) maka wajibkanlah ibadah-ibadah yang wajib."[Syarh as Sunnah karya al Baidhawi].
    Selain hati yang menjadikan ibadah pada bulan ramadhan menjadi tidak optimal walaupun syaithan sudah dibelenggu, yaitu nafsu, Allah berfirman:

    إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلاَّ مَا رَحِمَ رَبِّي إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ

    "Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang." (QS. Yusuf [12]:53). Imam Dalam syair-syair dikatakan:

    النَّفْسُ كاَلطِّفْلِ إِنْ تَهَمَلَهُ شَبَّ عَلَى حُبِّ الرَّضاَعَ وَإِنْ تَفْطَمَهُ يَنْفَطَمَ

    “Nafsu itu seperti bayi, jika dibiarkan menyusu maka akan selalu menyusu tapi jika disapih maka jadi tersapih. Biasanya bayi akan senantiasa menangis pada saat awal disapih akan tetapi jika sudah beberapa hari maka akan terbiasa, itulah jiwa manusia."

Hendry Gurney : Satu Perkongsian

Assalamualaikum kepada semua sahabat2 sekalian.Topik yang akan dibincangkan pada hari adalah seperti yang dijanjikan iaitu saya ingin berkongsi pengalaman seorang pegawai yang bertugas di Sekolah Hendry Gurney di telok Mas Melaka.

       Seperti yang kita semua maklum, Sekolah Hendry Gurney ini adalah sebuah sekolah yang mana di tempatkan remaja yang berumur 18 tahun ke bawah yang telah membuat kesalahan di bawah Akta Kanak-kanak Seksyen 75. Sebenarnya Sekolah HG di Semenanjung ini ada 3 cawangan iaitu di Bandar Hilir, Duson Dato' Murad, Batu Gajah dan Telok Mas.Dan satu lagi di Keningau, Sabah. Tetapi 3 daripadanya telah dipindahkan disebabkan ketiadaan pelajar. Jadi hanya cawangan di Telok Mas sahaja yang dibuka. Bilangan pelajar yang terdapat di dalam sekolah tersebut ialah 351 pelajar lelaki dan 22 pelajar perempuan.

      Kita lihat prosedur bagaimana remaja tadi boleh disabitkan kesalahan dan hukuman yang dijatuhkan :
Pertama : Adanya aduan akhlak daripada orang ramai atau ibubapanya sendiri.
Kedua : Setelah itu mereka dihadapkan Mahkamah kanak-kanak di Mahkamah Sivil dan diputuskan samada dijatuhkan hukuman penjara atau dihantar ke sekolah HG.
Ketiga : Masuk HG atau ke penjara.

Isu yang dibincangkan di sini adalah mengapa ramai remaja yang dijatuhkan hukuman atas kesalahan yang telah dilakukan telah di hantar ke penjara berbanding ke Sekolah HG?

     Untuk pengetahuan umum, maksimum tahanan di HG adalah 3 tahun. Dan pegawai yang bertugas mengatakan bahawa di HG mereka bukan sahaja ditahan semata-mata tetapi banyak aktiviti2 dan modul yang berfaedah telah disediakan untuk membina balik sakhsiah diri remaja tadi.Berapa ramai yang keluar dari HG ini berjaya dalam hidup dan hal yang sangat penting untuk diketahui, remaja yang ditahan di HG tidak mempunyai rekod jenayah. Hal ini jelas, remaja yang telah ditahan di penjara walaupun satu hari mempunyai rekod jenayah. Bukankah hukuman itu seolah-olah merupakan satu penganiayaan terhadap remaja yang didapati bersalah tadi?

   Pihak HG telah pun mengadakan perbincangan dengan hakim-hakim mahkamah dan menjelaskan kebaikan pesalah-pesalah tadi dihantar ke HG kerana terdapat banyak kebaikan di sana berbanding dihantar ke penjara. Sepatutnya sebelum hakim-hakim berkenaan nak jatuhkan hukuman,mereka kena turun padang, meninjau serta memikirkan tempat yang terbaik untuk pesalah-pesalah remaja tadi sebelum membuat keputusan. Tetapi apa yang dikesalkan, sebahagian hakim-hakim tersebut menggunakan alasan bahawa mereka adalah badan kehakiman bukan badan exekutif.

   Ok kita masuk pula perkongsian pegawai berkenaan tentang sikap pelajar2 HG ini. Mengikut beliau,pelajar HG ini mempunyai minda yang sangat kreatif. Contohnya dari bahan2 yang terbuang, mereka boleh mencipta sesuatu yang baru.Baru-baru ini mereka telah memenangi pertandingan lumba lari 7 KM dan 5KM di antara pelajar HG dan UITM lendu dan pelajar2 HG telah menjuarai kesemua acara tersebut. Lepas habis pertandingan tersebut pegawai tadi berbual dengan pelajar yang telah menjuarai acara tadi, masa sembang2 pegawai tadi perasan, kaki pelajar tadi tu luka dan berdarah. Pelajar tadi kata,dia tak rasa sakit pun sebab mind dia kata dia mesti menjuarai acara itu.Persoalannya, bagaimana perasaan nak menang itu boleh mengatasi kesakitan yang dia alami?

    Satu kajian diperlukan bagi sesiapa yang ingin membuat research iaitu cungkil apa yang ada dalam fikiran pelajar HG ini kerana sekiranya apa yang ada dalam fikiran mereka itu boleh dijadikan aset penting dalam membangunkan negara pada masa akan datang.Sama-sama kita fikirkan...Jumpa lagi.

   



   

Thursday, August 5, 2010

Perkongsian Ilmu Semasa Di Bengkal Salah Laku Anak Dan Penceraian

Diharapkan semua sahabat-sahabat dalam keadaan sihat sejahtera. Hari ini saya ingin berkongsi ilmu tentang apa yang telah saya dapat sepanjang Bengkel Salah Laku Anak dan Perceraian yang di adakan di UKM anjuran Projek Penyelidikan UKM-GUP pada 5hb baru ini. Terdapat 3 slot sepanjang bengkel itu berjalan.  Tapi saya rangkumkan isu yang akan saya kongsikan dalam satu ulasan dari 2 slot yang saya ikuti agar dapat membuka minda kita.Dan satu lagi slot akan saya kongsikan pada post yang akan datang.Insyaallah.

    Apabila kita berdiskusi berkaitan dengan salah laku anak-anak, banyak faktor yang menyumbang ke arah berlakunya tingkah laku delinkuensi. Perbincangan yang telah didiskusikan adalah perkaitan antara penceraian ibu bapa dengan tingkah laku delinkuensi anak2.Sebelum kita pergi lebih jauh,saya ingin lontar satu persoalan kepada semua pembaca, adakah penceraian punca salah laku anak2 atau penceraian bukan punca salah laku anak2?Sudah ada jawabannya?Kalau dah ada,simpan dulu dan teruskan ikuti perbincangan yang akan saya kongsikan.

   Kajian dari salah seorang sarjana barat bernama Bushang mengatakan 60% menunjukkan bahawa anak2 yang lahir kesan dari perceraian ibu bapa mereka bukan faktor penyumbang berlakunya delinkuensi dan 48%  pula menunjukkan bahawa anak-anak yang melakukan delinkuensi adalah datangnya dari keluarga yang sempurna (tidak bercerai) tetapi keluarga tersebut tidak berfungsi sehingga anak2 terlibat dalam delinkuensi.  Kita lihat apakah kesan yang berlaku akibat dari penceraian ibubapa mereka dan sekali gus menyebabkan berlaku delinkuensi anak-anak.

1- Ibubapa yang tidak mementingkan atau tidak menghiraukan perkembangan anak-anak kesan dari penceraian yang berlaku menganggu emosi ibu atau bapa tadi.
2-Tidak mempunyai corak displin yang baik di dalam rumah.
3-Tekanan emosi pada anak2 kesan dari perceraian.
4-Tiada role model dalam rumah.

Anak2 yang sering melihat ibubapa mereka bertengkar adalah lebih agresif.Faktor keluarga merupakan faktor jangka panjang dalam membentuk tingkah laku anak2. Heiraki dalam sesebuah keluarga tersebut perlu berfungsi sepenuhnya.Apabila tidak ada didikan yang baik, nasihat yang membina, tidak berlaku skill komunikasi yang baik, tidak berlaku teguran, tidak ada hukuman jika anak2 melakukan kesalahan maka inilah antara sebab kenapa anak2 gagal dibentuk dan terlibat dengan delinkuensi ini.Penceraian yang berlaku antara suami dan isteri adalah disebabkan mereka tidak lagi saling memahami tetapi walaupun dah bercerai 'tanggungjawab adalah menjadi keutamaan bukan sebagai jalan untuk melepaskan tanggungjawab tersebut'.

Persoalannya yang hendak dilontarkan mengapa stigma masyarakat hari ini melihat bahawa delinkuensi anak-anak dilihat sebagai berpunca 'daripada' masalah penceraian ibu bapa berbanding melihat masalah delinkuensi ini sebagai punca 'kepada' kehancuran sesebuah keluarga??Apakah penceraian itu punca utama kepada berlakunya delinkuensi anak2?Tentu sahabat-sahabat semua dah ada jawabannya.Sama-sama fikirkan.

    Post akan datang saya akan kongsikan pengalaman seorang pegawai yang bertugas di Sekolah Hendry Gurney selama 14 tahun,Segala kisah dan pengalaman yang beliau kongsikan akan saya kongsikan bersama dengan kalian.Insyaallah..Jumpa lagi..

Tuesday, August 3, 2010

Himpunan Mutiara Kata


Monday, August 2, 2010

Mengapa Yahudi Bijak??



Dalam post kali ini saya ingin berkongsi dengan sahabat-sahabat mengapa bangsa yahudi ini bijak. Artikel di bawah ini adalah sebahagian terjemahan tesis PhD oleh Dr. Stephen Carr Leon yang, yang mengkaji tentang kebijakan bangsa yahudi ini. Tesis ini disiapkan dalam tempoh hampir 8 tahun untuk mengumpul data-data setepat yang mungkin. Dan kita boleh mengambil pengajaran dan muhasabah dari apa yang bakal kalian baca nanti.Sebelum kita mengetahui kajian tentang yahudi ini lebih jauh ingin saya jelaskan bahawa antara sunnah Nabi (s.a.w) ialah:

- Makan buah sebelum makan nasi
- Tidak makan lauk ikan dan daging serentak dalam satu masa
- Minum air sebelum dan selepas makan, bukan ketika makan
- Ibu bapa membaca quran ketika ibu mengandung
- Susu & kurma antara kegemaran Nabi (s.a.w.)

Baca artikel di bawah… Seolah2 Yahudi mengkaji sunnah Nabi dan mengamalkannya
sedang umat Islam sendiri mengabaikannya.Sama-sama fikirkan.

Setelah berada 3 tahun di Israel kerana menjalani housemansip di beberapa hospital disana, ada beberapa perkara yang menarik dapat saya perhatikan untuk dijadikan tesis ini, iaitu "Mengapa Yahudi Bijak?" . Memang tidak dapat dinafikan ramai cendekiawan berbangsa Yahudi, dari segala bidang, engineering, musik, sains dan yang paling hebat ialah bidang perniagaan, dimana ia memang paling tersohor. Hampir 70% perniagaan di dunia dikuasai oleh kaum Yahudi, dari kosmetik, pakaian, pemakanan, senjata, perhotelan, perfileman di Hollywood dan sebagainya.

Ketika tahun kedua, akhir bulan December 1980 dan sedang saya menghitung hari untuk pulang ke California saya terfikir apakah sebabnya kaum Yahudi begitu pintar? Kenapa Tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau olah manusia sendiri? Adakah bijak boleh dijana? Seperti kilang pengeluaran?

Maka saya pun tergerak membuat tesis untuk Phd saya, di samping kebaikan untuk umat sejagat dan dapat hidup secara harmoni. Untuk pengetahuan anda tesis yang saya lakukan ini mengambil masa hampir lapan tahun, ini kerana untuk mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Antara data-data yang saya kumpulkan ialah pemakanan, adat resam, ugama, persiapan awal untuk melahirkan zuriat dan sebagainya dan data-data tadi saya cuba bandingkan dengan bangsa dan kaum kaum lain.

Marilah kita mulakan dengan persiapan awal melahirkan zuriat. Di Israel, setelah mengetahui yang sang ibu sedang mengandung, pertama kali saya perhatikan ialah, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano dan si ibu dan bapa akan membeli buku metamatik dan menyelesaikan masalah metamatik bersama suami, saya sungguh hairan kerana teman saya yang mengandung sering membawa buku metamatik dan bertanya kepada saya beberapa soalan yang beliau tak dapat menyelesaikanya, oleh kerana saya memang minat tentang metamatik, tentu saja dengan senang saya bantu beliau. Saya bertanya kepada beliau, adakah ini untuk anak kamu? Beliau menjawab, “Ya…, ini untuk anak saya yang masih didalam kandungan, saya sedang melatih otak beliau, semuga ia menjadi genius apabila dewasa kelak”. Perkara ini membuat saya tertarik untuk mengikut perkembangan beliau seterusnya. Berbalik kepada metamatik tadi, tanpa merasa jenoh beliau membuat latihan metamatik sehingga beliau
melahirkan anak.

Seperkara lagi yang saya perhatikan ialah pemakanan beliau, sejak awal mengandung beliau gemar sekali memakan kacang badam dan kurma bersama susu, dan untuk tengah hari makan utama beliau ialah roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang digaul dengan badam dan berbagai jenis kekacang, menurut beliau daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merosakkan pengembangan dan pertumbuhan otak anak di dalam kandungan. Menurut beliau ini adalah adat orang orang yahudi ketika mengandung dan ianya menjadi semacam kewajipan untuk ibu ibu yang sedang mengandung mengambil pil minyak ikan.

Ketika saya diundang untuk makan malam bersama orang-orang Yahudi, perkara pertama yang saya perhatikan ialah menu mereka. Setiap undangan yg sama perhatikan ialah mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet) dan biasanya daging tidak akan ada bersama dimeja jika ada ikan, menurut mereka, campuran daging dan ikan tak elok dimakan bersama. Salad dan kacang adalah suatu kemestian, terutama badam.
Seperkara yang pelik ialah mereka akan memakan buah buahan dahulu sebelum memakan hidangan utama. Jangan terperanjat jika anda diundang ke rumah Yahudi anda akan dihidangkan buah-buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk dan lemah dan payah untuk memahami pelajaran disekolah.

Di Israel, merokok adalah taboo, apabila anda diundang makan di rumah Yahudi, jangan sekali-kali merokok, dan tanpa malu mereka akan menyuruh anda keluar dari rumah mereka dam merokok diluar rumah mereka. Menurut saintis di Universiti Israel , siasatan menunjukkan nikotin dapat merosakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada genes, ini bermakna keturunan perokok bakal membawa generasi yg cacat otak (bodoh atau lembab).Suatu penemuan yg dahsyat ditemui oleh saintis yg mendalami bidang genes dan DNA. Para perokok harap ambil perhatian. (Ironi nya, pemilik pengeluar rokok terbesar adalah Yahudi sendiri..!)

Perhatian saya selanjutnya ialah melawati tadika mereka, Pemakanan anak anak tadi cukup dikawal, makanan awal ialah buah-buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Didalam pengamatan saya, kanak Yahudi sungguh bijak dan rata rata mereka memahami 3 bahasa iaitu Hebrew, Arab dan Inggeris dan sedari awal lagi mereka telah dilatih bermain piano dan violin, ini adalah suatu kewajipan. Menurut mereka bermain musik dan memahami nota notanya dapat meningkatkan lagi IQ kanak kanak dan sudah tentu bakal menjadikan budak itu bijak.

Ini kerana menurut saintis Yahudi, gegaran musik dapat stimulate (semacam senaman untuk otak) maka itu terdapat ramai sekali genius musik terdiri dari kaum Yahudi.

Seterusnya ke darjah 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar metamatik berkonsepkan perniagaan dan pelajaran sains amatlah diberi keutamaan. Di dalam perhatian peribadi saya, perbandingan dengan anak anak di California , ianya jauh berbeza tentang IQ dan boleh saya katakan 6 tahun kebelakang! Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi sukan juga menjadi kewajipan bagi mereka dan sukan yg diberi keutamaan ialah memanah, menembak dan berlari, menurut teman saya ini, memanah dan menembak dapat melatih otak memfokus sesuatu perkara disamping mempermudahkan persiapan untuk perhidmatan negara.

Selanjutnya pemerhatian saya menuju ke sekolah tinggi (menengah) disini murid-murid ditekan dengan pelajaran mata sains dan mereka digalakkan mencipta produk, segala projek mereka walaupon kadangkala kelihatannya lucu dan mengarut, tetap diteliti dengan serius apatah lagi ianya berupa senjata, perubatan dan engineering, idea itu akan dibawa ke institute tinggi di Politeknik dan Universiti.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakulti perniagaan. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka tentang perniagaan. Diakhir tahun diuniversiti, para penuntut dibidang niaga dikehendaki melakukan projek dan memperaktikkannya dan anda hanya akan lulus jika kumpulan anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US1juta! Anda terperanjat? Itulah kenyataan, dengan rangkaian seluruh dunia dan ditaja sepenuhnya oleh syarikat milik Yahudi, maka tidak hairanlah mereka dapat menguasai perniagaan didunia! Siapakah yg mencipta design Levis yg terkini? Ianya dicipta di Universiti Israel oleh fakulti bisnes dan fesyen.

Pernahkah anda melihat cara orang Yahudi melakukan ibadah mereka? Salah satu caranya ialah dengan menggoyangkan kepala mereka, menurut mereka ini dapat mengaktifkan otak mereka dan menambahkan oksijan dikepala, banyak ugama lain di Timur Tengah, seperti Islam juga ada menyuruh umatnya menunduk atau menggoyangkan kepala, ini guna dapat mensimulasikan otak kita supaya bertambah aktif. Lihat orang orang Jepun, mereka sering menunduk-nundukkan kepala dan ianya sebagai adat. Ramai orang orang Jepun yg pandai. Adakah ianya sebagai kebetulan? Kegemaran mereka ialah sushi (ikan mentah). Adakah ini kebetulan? Fikirkanlah!

Berpusat di New York, Dewan perniagaan Yahudi bersedia membantu mereka yg berminat untuk melakukan bisnes (sudah tentu untuk Yahudi sahaja) jika mereka ada idea yg bernas, jawatan kuasa akan memberi pinjaman tanpa faedah dan pentadbir dari jawatan kuasa tadi akan bekerjasama dengan anda untuk memastikan yg perniagaan mereka menurut landasan yg betul. Maka itu lahirlah Starbuck, Dell computer, Coca Cola, DKNY, Oracle, Perfileman di Hollywood, Levis, Dunkin Donut dan ada beratus kedai ternama dibawah naungan dewan perniagaan Yahudi di New York. Graduan Yahudi dari fakulti perubatan New York akan disarankan untuk mendaftar dipersatuan ini dan digalakkan memulakan klinik mereka sendiri dengan bantuan wang tanpa faedah, barulah saya tahu mengapa hospital di New York dan California sentiasa kekurangan doktor pakar.

Kesimpulanya, pada teori saya, melahirkan anak dan keturunan yg bijak boleh dilaksanakan dan tentunya bukan semalaman, ianya memerlukan masa, beberapa generasi mungkin? Persiapan awal adalah ketika sang ibu mengandung, galakkanlah si ibu melakukan latihan matematik yg mudah tetapi konsisten di samping mendengar musik klasik. Seterusnya ubahlah cara pemakanan, makanlah makanan yg elok dan berkhasiat yg baik untuk otak, menghayati musik sejak kecil adalah baik sekali untuk penumbuhan otak kanak kanak, dengan bermain piano dan violin sudah tentu dapat melatih anak anak mencerdaskan otak mereka demikian juga sukan yg memerlukan konsetrasi yg tinggi, seperti memanah, bola keranjang, dart dan menembak.

Merokok menjanjikan generasi yg mundur dan sudah tentu gen bodoh akan mengikut ke generasi si perokok. Lawatan saya ke Singapore pada tahun 2005 amat memeranjatkan sekali, di sini perokok seperti dianak tirikan dan begitu susah sekali untuk perokok dan anda tahu berapa harga sekotak rokok? US$ 7! ini bersamaan perbelanjaan sehari untuk makan anda!! Saya puji sekali sikap pemerintah Singapore dan menakjubkan sekali dan seperti Israel ianya begitu taboo dan cara pentadbiran dan segi pembelajaran mereka hampir serupa dengan Israel , maka itu saya lihat banyak institusi pelajaran mereka bertaraf dunia walaupon hakikatnya Singapore hanyalah sebuah pulau sebesar Manhattan!

Anda mungkin musykil, benarkah merokok dapat melahirkan generasi tidak cerdas pemikirannya, saya telah menemui beberapa bukti menyokong teori ini. Lihat saja Indonesia, jika anda ke Jakarta, di mana saja anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium hidung anda akan segera terbau asak rokok! Dan harga rokok? Cuma beberapa sen US! dan hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah ratusan juta orang berapa banyakkah universiti terdapat disana? Hasil apakah yg dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggeris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan metamatik sedunia? Adakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri.

Di tesis saya ini, saya tidak akan menimbulkan soal ugama atau bangsa, adakah Yahudi itu zalim sehingga diusir dari semenjak zaman Paraoh hingga ke Hitler, bagi saya itu isu politik dan survival, yg ingin saya ketengahkan ialah, mampukah kita melahirkan jenerasi yg bijak seperti Yahudi? Jawabanya ialah mungkin dan tidak mustahil dan ianya memerlukan perubahan, dari segi pemakanan dan cara mendididik anak dan saya kira hanya memerlukan 3 generasi sahaja. Ini dapat saya lihat sendiri tentang cucu saya, ini setelah saya mengajar anak saya melalui program yg telah saya nyatakan diatas tadi, pada umur 9 tahun (cucu saya) dia dapat menulis esay sepanjang 5 muka surat penuh. Esainya hanyalah mengenai “Mengapa saya gemarkan tomato!”

Kesimpulan dari saya
: Pemakanan yang dimakan oleh bangsa yahudi memang pemakanan yang disarankan oleh Rasulullah s.a.w.Tetapi umatnya sendiri tidak menjadikann ia sebagai amalan tabiat pemakanan sunnah. Dan jika kita lihat,wanita yahudi yang mengandung memang amat dititikberatkan pemakanan dari awal kandungan.Conclusionnya, untuk melahirkan generasi yang pintar dan cerdas, wanita yang mengandung hendaklah diberi dan diamalkan pemakanan sunnah bermula dari awal kandungan lagi..

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails